Pria Garut Klaim Sebagai Imam Mahdi, Apa Kata Islam?
![]() |
Screenshot diambil dari postingan publik di akun Kantans Media pada 10 Maret 2025. |
Pena Pencerah – Abdul Rosid, seorang pria asal Garut, menghebohkan publik setelah mengunggah video pengakuan dirinya sebagai Imam Mahdi di platform media sosial TikTok. Dalam video tersebut, Rosid dengan percaya diri menyatakan dirinya adalah sosok yang selama ini dinanti-nanti umat Islam sebagai pemimpin adil yang akan membawa keadilan dunia.
Pengakuan tersebut langsung menuai respons beragam dari warganet. Sebagian ada yang mendukung, namun tidak sedikit yang meragukan klaim tersebut dan mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menerima informasi semacam itu, terutama terkait dengan masalah keyakinan agama.
Imam Mahdi dalam pandangan umat Islam adalah sosok yang diharapkan akan muncul menjelang kiamat untuk memimpin umat Islam dalam membawa keadilan dan kedamaian di dunia. Sosok ini diidentifikasi sebagai pemimpin yang akan muncul di akhir zaman, namun identitas dan ciri-cirinya sudah menjadi bagian dari tradisi lisan dalam berbagai hadis sahih yang ada.
Penjelasan Islam Mengenai Imam Mahdi
Dalam pandangan Islam, pengakuan seseorang sebagai Imam Mahdi tanpa didasari bukti yang jelas bertentangan dengan ajaran agama yang sahih. Menurut hadits-hadits yang diriwayatkan oleh para ulama, Imam Mahdi adalah sosok yang akan datang di akhir zaman, dan ia akan membawa kedamaian, keadilan, serta memimpin umat Islam dalam menghadapi fitnah besar menjelang hari kiamat.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, yang artinya:
"Seorang dari umatku akan muncul di akhir zaman yang akan dipenuhi dengan keadilan dan membawa kedamaian seperti bumi yang dipenuhi dengan kezaliman dan ketidakadilan." (HR. Abu Dawud)
Namun, Islam juga menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang dapat mengklaim sebagai Imam Mahdi sebelum waktunya. Dalam ajaran Islam, Imam Mahdi akan muncul pada waktu yang ditentukan oleh Allah SWT, dan dia akan dikenal oleh umat Islam melalui tanda-tanda yang jelas, serta tidak akan ada pengakuan pribadi semacam itu yang dapat dianggap sah.
Sebagian besar ulama Islam, baik dari kalangan Sunni maupun Syiah, sepakat bahwa Imam Mahdi akan datang pada akhir zaman, tetapi tidak ada seorang pun yang dapat memprediksi dengan pasti siapa dia sebelum munculnya tanda-tanda tersebut. Oleh karena itu, pengakuan seperti yang disampaikan oleh Abdul Rosid harus disikapi dengan bijak dan tidak mudah diterima begitu saja.
Pengakuan ini mengingatkan umat Islam untuk selalu mengedepankan sikap kritis terhadap klaim-klaim yang bertentangan dengan ajaran Islam yang sahih dan untuk terus mencari ilmu dari sumber yang terpercaya, seperti Al-Qur'an dan hadits yang otentik. (Oleh: Samsul Arifin*)
Posting Komentar