Membentengi Tauhid dari Syirik Terselubung: Mohammad Amrozi, S.Ag Kupas Tuntas Al- Qowaid Al Arba'

Membentengi Tauhid dari Syirik Terselubung: Mohammad Amrozi, S.Ag Kupas Tuntas Al- Qowaid Al Arba'

Mohammad Amrozi, S.Ag

Penapencerah – Dalam wawancara eksklusif bersama Pena Pencerah, Mohammad Amrozi, S.Ag menyoroti pentingnya memahami Al Qowaid Al Arba’ (Empat Kaidah) sebagai landasan utama menjaga kemurnian tauhid.

Menurut Mohammad Amrozi, kesalahan mendasar kaum kafir Quraisy di masa Rasulullah saw adalah mengakui Allah sebagai pencipta, tetapi tetap beribadah kepada berhala sebagai perantara.

 “Kaum Quraisy berkeyakinan bahwa dengan berdoa melalui berhala, mereka bisa lebih dekat kepada Allah. Padahal, inilah bentuk kesyirikan yang sangat dilarang dalam Islam,” tegas Mohammad Amrozi, S.Ag.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa Al Qowaid Al Arba’ menawarkan empat prinsip penting yang menjadi benteng akidah umat Islam:

1. Mengakui Allah sebagai pencipta tidak cukup jika disertai praktik kesyirikan.

2. Menjadikan makhluk sebagai perantara ibadah adalah bentuk penyimpangan yang berbahaya.

3. Orang saleh dan para nabi tidak boleh dijadikan sesembahan meskipun mereka mulia.

4. Di masa Nabi saw, kaum musyrik justru lebih memahami makna tauhid daripada sebagian orang yang mengaku Muslim tetapi melakukan praktik-praktik syirik.

Mohammad Amrozi, S.Ag menegaskan bahwa memahami Al Qowaid Al Arba’ tidak hanya sebatas hafalan, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kunci menjaga kemurnian tauhid adalah memahami konsep ini secara mendalam dan melaksanakannya dengan ikhlas sesuai tuntunan Rasulullah saw,” tuturnya.

Kajian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat Kedungadem agar terhindar dari praktik-praktik yang menyimpang dari ajaran tauhid yang murni.(#*)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama