Semangat Ramadhan: Siswa SD Khazanah Ilmu Laksanakan Sholat Tarawih di Sepertiga Malam


Siswa SD Khazanah Ilmu setelah melaksanakan sholat Qiyamul Lail dalam kegiatan MABIT Ramadan 2025 (penapencerah.com)

Penapencerah.com - Bulan suci Ramadan menjadi momen istimewa yang penuh berkah, dan SD Khazanah Ilmu Waru Sidoarjo memanfaatkannya dengan menggelar Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) pada 15-16 Maret 2025. Kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas 5 ini bertujuan menanamkan nilai kemandirian sekaligus memperkuat disiplin ibadah sejak dini.

Mengisi Ramadan dengan Kegiatan Bermakna

Kegiatan diawali dengan sholat Ashar berjamaah dan pembukaan di aula sekolah. Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara. Mereka dengan semangat mengikuti kajian bertema Adab Pergaulan Muslim yang disampaikan oleh Ustadzah Fika. Dalam kajian tersebut, siswa diajak memahami pentingnya menjaga sopan santun, memilih teman yang baik, dan menghargai perbedaan.

Sebagai kegiatan spesial, panitia menghadirkan sesi Ngabuburit Seru! yang dikemas dalam bentuk Lomba Kreasi Takjil. Para siswa berlomba menghias takjil dengan kreativitas mereka, memadukan warna, rasa, dan tampilan yang menarik. Aktivitas ini tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga mengajarkan pentingnya berbagi di bulan Ramadan.

Menjelang Maghrib, peserta melaksanakan sholat berjamaah, berbuka puasa bersama, dan dilanjutkan dengan sholat Isya serta tadarus Al-Qur’an secara berkelompok. Suasana khusyuk terasa ketika para siswa bersama-sama melantunkan ayat-ayat suci dengan penuh ketulusan.

Pelajaran Berharga dari Ibadah Malam

Momen yang paling berkesan adalah pelaksanaan sholat Qiyamul Lail pada pukul 01.00 WIB. Para siswa dengan penuh semangat bangun di sepertiga malam untuk melaksanakan sholat Tahajud, renungan malam, dan sholat Tarawih bersama. Meski sebagian peserta tampak mengantuk, mereka berusaha kuat dan tekun dalam beribadah.

Kami ingin anak-anak merasakan bagaimana nikmatnya beribadah di sepertiga malam. Ini akan menjadi pengalaman spiritual yang membekas bagi mereka,” ujar Ustadz Bagus, salah satu pembimbing MABIT.

Usai sahur bersama, siswa melaksanakan sholat Subuh berjamaah, dzikir pagi, serta tadarus Al-Qur’an. Sebagai penutup, peserta diajak menuliskan kesan dan pesan mereka selama mengikuti MABIT. Kumpulan catatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus kenangan berharga bagi mereka.

MABIT sebagai Sarana Pembentukan Karakter

Kegiatan MABIT ini tidak hanya melatih kemandirian siswa dalam menjalankan ibadah tanpa pendampingan orang tua, tetapi juga membentuk karakter Islami yang kuat. Disiplin dalam menjalankan sholat, memahami nilai kepemimpinan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah menjadi bekal berharga bagi para peserta didik dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya MABIT, diharapkan siswa SD Khazanah Ilmu tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap menjadi generasi Islami yang membanggakan.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama