Kultum: Makna dan Pentingnya Syahadat dalam Kehidupan Muslim

Kultum: Makna dan Pentingnya Syahadat dalam Kehidupan Muslim

Bismillahirrahmanirrahim

Ilustrasi (www.pexels.com)


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Penapencerah- Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita hidayah Islam dan iman. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad saw, keluarga, sahabat, dan para pengikutnya hingga akhir zaman.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Pada kesempatan kali ini, mari kita renungkan bersama tentang kalimat syahadat, sebuah kalimat yang menjadi kunci keimanan dan pembeda utama antara muslim dan non-muslim.

Makna Syahadat

Syahadat memiliki dua kalimat utama:

1. Asyhadu an laa ilaaha illallah (Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah).

2. Wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah (Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah).

Kalimat ini bukan sekadar ucapan di lisan, tetapi mengandung makna yang sangat mendalam.

Makna Kalimat Pertama: Tauhidullah

Kalimat pertama menegaskan bahwa hanya Allah yang berhak disembah. Menyebut "Laa ilaaha illallah" berarti kita menolak segala bentuk kesyirikan dan menegaskan bahwa hanya Allah yang memiliki kekuasaan mutlak.

Dalam Surah Al-Ikhlas ayat 1-2, Allah berfirman:

> قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ

Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (QS. Al-Ikhlas: 1-2)

Ini mengajarkan bahwa kita harus bertawakal hanya kepada Allah swt, memohon pertolongan hanya kepada-Nya, dan meyakini bahwa segala urusan hidup berada dalam genggaman-Nya.

Makna Kalimat Kedua: Meneladani Rasulullah saw

Kalimat kedua menegaskan bahwa Nabi Muhammad saw adalah utusan Allah yang membawa risalah Islam. Meyakini hal ini berarti kita wajib mengikuti ajaran beliau dalam segala aspek kehidupan.


Allah berfirman:


> لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu. (QS. Al-Ahzab: 21)

Maka, mencintai Rasulullah berarti mengikuti sunnah beliau, meneladani akhlaknya, dan menyebarkan risalah kebenaran yang beliau bawa.


Konsekuensi Syahadat


Syahadat bukan hanya kalimat yang diucapkan saat masuk Islam, tetapi mengandung tanggung jawab besar, yaitu:


1. Meyakini dengan hati bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan dan Nabi Muhammad adalah utusan-Nya.



2. Mengamalkan dengan perbuatan melalui ibadah yang benar, berakhlak mulia, dan berbuat baik kepada sesama.



3. Menyebarkan kebenaran agar orang lain pun turut mendapatkan hidayah.

Penutup

Hadirin yang berbahagia,

Marilah kita terus memperbarui syahadat kita dengan memperkuat keimanan, memperbaiki ibadah, dan meneladani akhlak Rasulullah ﷺ. Semoga Allah menjadikan kita hamba-Nya yang istiqamah hingga akhir hayat.

Wa akhiran, aqoolu qouli hadza, wa astaghfirullaha lii walakum.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.



Post a Comment

Lebih baru Lebih lama