![]() |
Potret Kemacetan terjadi di sepanjang Jalan saat relawan membagikan takjil kepada pengguna jalan menjelang waktu berbuka puasa |
Penapencerah.com - Tradisi berbagi takjil di jalan memang telah menjadi fenomena positif yang menyemarakkan bulan Ramadhan. Namun, di beberapa tempat, praktik ini kerap menimbulkan kemacetan yang justru berpotensi mengganggu pengguna jalan. Kondisi ini menuntut kita untuk lebih bijak dalam melaksanakan kebaikan tersebut agar manfaatnya benar-benar optimal.
Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk berbuat baik tanpa menimbulkan mudarat bagi orang lain. Rasulullah saw bersabda:
"Tidak boleh membahayakan diri sendiri maupun orang lain." (HR. Ibnu Majah No. 2340)
Prinsip ini penting diterapkan saat berbagi takjil di jalan. Niat baik kita seharusnya tidak sampai mengganggu ketertiban lalu lintas atau membahayakan keselamatan pengguna jalan. Maka, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan agar kegiatan ini tetap berjalan lancar tanpa menimbulkan masalah:
1. Pilih Lokasi yang Tepat: Carilah tempat yang strategis, seperti area parkir, halaman masjid, atau titik pemberhentian kendaraan yang tidak mengganggu arus lalu lintas.
2. Atur Alur Distribusi: Jika takjil tetap dibagikan di tepi jalan, pastikan ada tim yang mengatur lalu lintas dan membimbing penerima agar tidak menyebabkan penumpukan kendaraan.
3. Gunakan Kemasan Praktis: Takjil yang mudah dibawa dan tidak memerlukan waktu lama untuk diterima dapat mempercepat proses distribusi.
4. Kolaborasi dengan Pihak Berwenang: Berkoordinasi dengan pihak kepolisian atau petugas keamanan setempat dapat membantu menciptakan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Kebaikan sejati bukan hanya soal niat baik, tetapi juga bagaimana kebaikan tersebut dieksekusi dengan cara yang benar dan bijaksana. Dengan pengaturan yang baik, berbagi takjil bisa menjadi amal yang mendatangkan keberkahan tanpa menimbulkan masalah bagi orang lain. Mari terus berbagi kebaikan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
Posting Komentar